Met.. paskah

Related Links Below!! Just Click
Glory and Gospel
The new way to buy & sell flat-rate text ads!
Advertise Here

 

 —————————-

Met.. paskah

Ia Mengalami penderitaan yang luar biasa, fisik dan mental. Sekali

deraan, Yesus dicambuk 39 kali. Cambuk yang digunakan untuk mendera Yesus pada ujungnya disangkutkan bola timah dan disepanjang bola timah dan disepanjang tali cambut dijalin tulang-tulang domba yang tajam. Cambukan yang kuat dan bertubi-tubi mencabik-cabik kulit dan daging Yesus sehingga sekujur punggungNya rusak dan tulang-tulangNya nyaris terlihat.

Cambuk yang hina itu berubah warna, berlumuh darah maha suci.

Seandainya Yesus minta bantuan mailaikat pada Bapa, alias dilepaskan dari penderitaan, itu bisa saja. Tapi malam itu Yesus melihat suatu penglihatan bahwa dunia ini termasuk saya dan kamu sedang membutuhkan penebusanNya. yesus sadar. nggak cukup dengan darah yang tercurah, tapi segala-galanya. Mati.

Sesudah malam penyiksaan itu, Yeses diturunkan kelubang tahanan di

bawah tanah. Ditempat gelap dan pengap, Yesus sendirian, tidak bisa

berbaring karena punggungnya robek. Didalam sumur yang penuh dengan kotaran tahanan terdahulu, Yesus terus berdoa untuk kita. Ini bukan mimpi, bukan dongeng! But it’s real! Paginya, Yesus diadili di depan Pilatus. ranting duri kecil, runcing, tajam, sepanjang jari kelinking itu dianyam sebagai mahkota di kepala Yesus. Dalam sekejap wajahNya merah bersimbah darah. Sisa janggutnya menjadi kaku karena darah membeku. Sementara mata yang lebam, tenggelam dalam pembekakan akibat pukulan dan tinju yang

bertubi-tubi. Luka dipunggung masih basah, langsung dirobek waktu balok seberat 50 kg dibebankan di bahuNya. Sepanjang jalan via dolorosa yang sempit, ratusan orang mengejek, meludah, menendangNya. Beberapa kali Yesus jatuh, bebatuan dijalan merobek lututNya. Tulang pipnya retak terhantam bumi saat Ia terjerembab. Murid-murid tidak berani berbuat apa-apa.

Dibukit golgota tangan dan kaki Yesus dipaku. Darah segar menyembur saat paku sepanjang 20 cm menembus. Yesus harus menahan seluruh berat tubuhNya dalam tiga paku selama 6 jam. DadaNya mulai sesak, paru-paruNya terisi darah. Setiap kali Yesus ingin menarik nafas, ia Harus merenggangkan badanNya, sementara seluruh badanNya tertumpu pada kedua tangan yang terpaku. Keringat bercampur darah menetes dan membasahi MataNya.

PandanganNya mulai kabur. Dalam penderitaannya yang sangat hebat, Yesus masih sempat berkata, ” Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat” .

Seperti biasa, Ia selalu menengadah ke langit mencari Bapa yang menjadi sumber kekuatanNya. Tapi siang itu tak seperti biasa, BapaNya tak nampak disana, langit kelam. matahari disembunyikan awan pekat. Pekatnya dosa anak-anak bumi telah menutup jendela surga. Bapa memalingkan wajahNya, saat itulah Yesus berseru “Eli, Eli, lamasabakhtani?” Yesus berseru dalam bahasa aram yang digunakanNya saat masih kecil. Itulah puncak penghukuman yang ia terima karena dosa kita. Duri, cambuk dan paku tak cukup untuk melumatkanNya. Karena dosa tak hanya membawa duri ke dalam

dunia, tapi telah membawa keterpisahan dengan Bapa, hal itu yang Yesus tebus supaya kita tidak perlu lagi terpisah dan tidak pernah lagi terpisah dari Bapa akibat tragedi taman eden.

Kalau neraka memang tidak ada, Yesus tidak perlu lakukan ini semua.

Yesus menjalani penderitaan karena sadar bahwa seluruh perbuatan baik manusia tak cukup membawa manusia ke surga. Manusia perlu ditebus agar tidak mengalami maut kekal di neraka.

Remember! Kalau Yesus rela menderita hanya karena ingin disembah

sebagai Tuhan, Yesus nggak perlu lakukan ini semua. Terlalu gampang, karena Yesus memang Tuhan. Seekor sapi di india saja bisa menjadi ‘tuhan’ dan disembah banyak orang. Pohon, kayu, biantang dll begitu gampang disembah manusia. Terlalu murah alasannya kalau Yesus mati demi disembah doang.

Mau tahu alasannya? DEMI CINTA. Demi pulihnya hubungan yang indah dengan kita. Darah Yesus menjadi jalan masuk dalam hadirat Tuhan. Darah Yesus yang melayakkan kita untuk masuk dalam hadirat Tuhan yang maha kudus…

(diambil dari majalah Getfresh no 30)

Met nyambut paskah….

About Admin

Kontak Person: Rai Utama, Mobile Phone 081337868577 email; igustibagusraiutama@gmail.com

Posted on March 3, 2008, in Renungan and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: